Nostalgia

Nostalgia

 

Di keheningan malam

Alunan lagu terdengar nyaring di telingaku

Disertai rintik hujan

Sapuan angin mengiringinya

Seolah membisikkan sebuah kata demi kata

Kerinduan meyesap melalui celah hatiku

Rintikan hujan menjadi saksi bisu ratapan hatiku

Aku merindu

Ya rindu

Rindu akan seseorang yang dulu singgah di ruas hatiku

Rindu ia yang membanjiriku dengan perhatian kecilnya

Aku merindukannya

Ia yang enggan melepas tautan jari kami

Enggan untuk melihatku mengalihkan perhatian darinya

Ia yang kusangka kan jadi pelabuhan terakhirku

Ia yang kupikir kan tua bersamaku

Ia itu dia

Dia milikku

Namun itu dulu

Kini semua telah berubah

Ia bukan lagi yang menginginkanku sepenuh hatinya

Aku ditinggalkan

Perih…

Sugguh rasanya setengah diriku hilang

Rasanya mustahil

Ia pergi tanpa menoleh

Tanpa sepenggal salam perpisahan

Hingga tiba saatnya ia muncul dengan menggandeng tangan wanita lain

Saat itu aku paham

Ia benar-benar telah pergi

Pergi dengan mengukir duka di hatiku

Sadar bahwa rasa ini tak pantas tuk dipertahankan

Lupakan

Lembaranmu dengannya telah usai

Bangun tak usah risau

Bahagia menantimu diujung waktu

 

 

                                                                                                                        13 Mei 2020


Komentar